Tampilkan postingan dengan label cpns jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cpns jakarta. Tampilkan semua postingan

Jumat, Desember 21, 2012

Kebijakan Down Sizing Penerimaan CPNS Tetap Berlaku

CPNS Zone - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar menegaskan, kebijakan down sizing (pengurangan jumlah) PNS dalam rekrutmen CPNS akan tetap dilaksanakan. Meskipun pemerintah belum memutuskan, apakah moratorium CPNS yang akan berakhir 31 Desember 2012 akan dilanjutkan atau tidak pada 2013.

"Penerimaan pegawai berkisar antara 50 – 60 persen dari jumlah pegawai yang pensiun," ujar Azwar pada Rapat Koordinasi Penyerahan Penetapan Formasi Tenaga Honorer Kategori 1 (K1), di Jakarta, Rabu (19/12).

Azwar menekankan agar rekruitmen CPNS yang selama ini banyak diwarnai dengan KKN, segera ditinggalkan. Melalui analisa jabatan, sistem rekruitmen secara elektronik, testing dengan sistem elektronik merupakan langkha-langkah yang diharapkan bisa menghilangkan praktek-praktek KKN.

Dikatakan, selama ini para pelaku KKN seperti dininabobokan dengan iming-iming sejumlah uang yang diterimanya, tanpa berpikir bahwa semua itu telah merusak mental anak bangsa. Betapa tidak, anak-anak tidak percaya lagi dengan ujian, tidak percaya dengan testing.

Mereka berprinsip bahwa untuk jadi PNS bisa menitip kepada saudaranya. "Ini benar-benar telah merusak mental anak bangsa Indonesia. Ini harus kita akhiri," tandas Menteri.

Hal itu, ujarnya, bukan saja dalam penerimaan CPNS melalui jalur pelamar umum, tetapi juga jalur honorer, yang telah cukup lama menyandera manajemen kepegawaian di tanah air.

Adanya tenaga honorer tertinggal atau tercecer, merupakan bukti bahwa di balik semua itu sebenarnya telah terjadi praktek-praktek tidak terpuji, terutama KKN. Ekses dari praktek KKN itu adalah banyaknya PNS yang kompetensinya rendah, yang dibutuhkan tidak ada, sementara yang ada tidak dibutuhkan.

Dalam hal ini, Menpan RB menekankan pentingnya pendidikan bagi pegawai yang sudah ada. "Saya minta kepada pemda untuk mengalokasikan anggaran untuk pendidikan pegawai, setidaknya 12 hari dalam setahun. Namun, pemda juga agar memangkas anggaran pegawai menjadi sekitar 40 persen dari APBD."

Dalam keterangan kepada wartawan di Media Center Kementerian PAN dan RB, Sekretaris Kementerian PAN dan RB Tasdik Kinanto bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Soetrisno mengatakan, pihaknya secara resmi menyerahkan formasi untuk 49 ribu lebih tenaga honorer kategori 1 (K1). Formasi tersebut diberikan kepada 29 instansi pemerintah pusat dan 400 pemerintah daerah. untuk diangkat menjadi CPNS terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Desember 2012.

Namun jumlah itu belum mencakup seluruh tenaga honorer, karena masih ada sekitar 21 ribu tenaga honorer K1 yang masih diverifikasi serta validasi oleh BKN dan BPKP. Mereka tersebar di 32 kabupaten/kota, serta 15 kabupaten/kota yang jumlah honorernya masing-masing lebih dari 500 orang. (A-78/A-89)***

Sumber : Pikiran Rakyat

Minggu, November 25, 2012

Kemenkeu Masih Butuh PNS Baru

CPNS Zone - Kementerian Keuangan menyatakan jumlah jumlah pegawai negeri sipil (PNS) untuk Kemenkeu yang lulus pada seleksi CPNS tahun ini masih sangat kurang dari target. Hal ini disebabkan Kemenkeu menjaga kualitas PNS yang diterima.

 Sekretaris Jenderal Kemenkeu Kiagus Ahmad Badaruddin menyatakan pihaknya berharap bisa dapat 700 pegawai baru, namun yang lulus tes hanya sekitar 235 pegawai.

"Ya itu karena menjaga kualitas, jatah 700 kita ingin rekrut tetap memperhatikan calon-calon yang menenuhi syarat. Mereka yang tidak terima itu tidak bisa memenuhi passing grade yang ditentukan," ujarnya ditemui di sela seminar APBN 2013 di Jakarta, Selasa (20/11).

Karena itu, pihaknya akan membuka kembali lowongan untuk PNS baru ditambang dengan kebutuhan pegawai tahun depan. Terutama, untuk pegawai Ditjen Pajak dan Bea Cukai.

"Tahun depan dari sisa yang ada dan ada tambahan lagi, ada penerimaan lagi, dan yang banyak itu untuk Pajak dan Bea Cukai untuk mengejar penerimaan negara, kan target pajak dan bea cukai makin besar ke depan," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Badaruddin mengimbau, untuk masyarakat yang menginginkan menjadi PNS perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin. Pasalnya, pada tes CPNS sebelumnya banyak jumlah pendaftar yang ikut tes tidak memenuhi persyaratan.

"Menyiapkan persyaratan administrasi, IP (indeks prestasi) harus di atas 3 supaya masuk Kemenkeu. Kita welcome putra putri terbaik bisa gabung ke kita. Dia bisa tes dasar, kemudian psikotes, sehat bugar, bebas narkoba, tidak obesitas," jelasnya.

Badaruddin menambahkan, untuk PNS yang baru diterima akan diangkat sekitar 1 Desember 2012. Sebelum pengangkatan, para CPNS ini akan mendapatkan pendidikan pembekalan mengenai integritas dan hanya mendapatkan tunjangan khusus pembinaan negara.

( Kartika Runiasari / CN34 / JBSM )
Sumber : suaramerdeka.com

Kemenpan terapkan komputerisasi dalam seleksi CPNS

CPNS Zone - Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Eko Prasodjo, mengatakan kementeriannya akan menerapkan tes seleksi CPNS berbasis komputer.

 "Mulai tahun depan, kami mencari cara yang baik, transparan, efektif, dan efisien. Salah satunya dengan menerapkan seleksi berbasis komputer," ujar Eko di Jakarta, Rabu.

Dengan metode seleksi tersebut, peserta bisa melakukan tes setiap harinya. Untuk tahap awal, akan diterapkan pada tenaga honorer.

Saat ini, kata Eko, Kementerian PAN dan RB sedang menyiapkan perangkatnya di seluruh provinsi di Tanah Air. "Tahun ini sudah dibangun di delapan provinsi dengan kapasitas 50 orang," tambah dia. Sedangkan 25 sisanya, akan dibangun pada 2013. Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk tiap perangkat yakni Rp2,5 miliar untuk kapasitas 50 orang dan Rp3,7 miliar untuk kapasitas 100 orang. 

 "Untuk soal, kami akan bekerja sama dengan perguruan tinggi. Setidaknya ada 12 jenis soal di dalam satu perangkat komputer." Dengan sistem komputerisasi tersebut, lanjut dia, peserta bisa mengetahui lolos atau tidaknya pada hari yang sama. "Reformasi birokrasi dimulai dari proses seleksi. Kami berharap bisa mendapatkan pegawai yang komputen dengan pola seleksi yang baik," harapnya. (I025/Z003) 

Editor: Ruslan Burhani
Sumber : antaranews.com
 

Komentar

Asal Pengunjung